#KKN-PPM UGM Semarak Tobadak 2025

Rancang Masa Depan Sejak Dini: Siswa Kelas XII SMAN 1 Tobadak Belajar Perencanaan Karir Dan Dunia Kerja

Sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam membangun SDM desa yang unggul dan visioner, Dina Restu Martiana, mahasiswa KKN UGM penggagas program kerja Edukasi Literasi dan Perencanaan Karir yang menyasar siswa kelas XII SMAN 1 Tobadak. Program ini bertujuan untuk membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi masa transisi setelah lulus SMA—baik itu untuk melanjutkan kuliah, bekerja, atau membangun usaha.

Melalui pendekatan interaktif dan aplikatif, siswa dibimbing untuk mengenali potensi diri, menyusun rencana karir, memahami jalur pendidikan tinggi, serta mengenal dunia kerja melalui pembuatan CV dan pemanfaatan platform profesional seperti LinkedIn.

Merancang Masa Depan: Mulai dari Diri Sendiri

Kegiatan dimulai dengan penjelasan tentang pentingnya perencanaan karir sejak SMA. Siswa diajak memahami bahwa merancang masa depan bukan hanya memilih “mau jadi apa”, tetapi mengenali diri, menentukan arah, dan menyusun langkah-langkah untuk mencapainya secara terstruktur.

Materi berlanjut pada pembahasan tiga jalur pilihan umum setelah SMA:

  • Kuliah, yang membuka akses pendidikan lebih tinggi, peluang beasiswa, dan pengembangan diri secara luas.
  • Kerja, sebagai pilihan untuk langsung mandiri secara ekonomi, dengan catatan siap bersaing dan punya skill.
  • Bisnis, cocok untuk yang kreatif dan punya jiwa kewirausahaan, meski risikonya juga tinggi.

Siswa juga diajak memahami konsekuensi dari setiap pilihan, serta mengapa kuliah tetap menjadi pilihan strategis bagi banyak siswa. Dijelaskan pula perbedaan kuliah dengan sekolah, baik dari sistem pembelajaran, cara berpikir, maupun budaya organisasi.

Kenali UGM dan Peluang yang Ada

Mahasiswa KKN juga memperkenalkan UGM sebagai kampus tujuan banyak pelajar Indonesia, termasuk berbagai jalur masuk seperti:

  • SNBP (berdasarkan nilai rapor dan prestasi)
  • SNBT (berbasis tes UTBK)
  • Seleksi Mandiri UGM

Siswa dikenalkan dengan fasilitas unggulan UGM seperti  toyagama, tayogama, perpustakaan pusat, laboratorium canggih, asrama mahasiswa, hingga rumah sakit pendidikan. Tak lupa juga diperkenalkan berbagai event kampus seperti PPSMB, Gelex, Porsenigama, serta komunitas mahasiswa sesuai minat.

Latihan Buat CV dan Punya Akun LinkedIn yang Ada

Materi kemudian beralih ke dunia kerja: siswa belajar apa itu CV, kenapa penting dibuat sejak SMA, dan bagaimana menyusun CV yang baik berisi informasi diri, pengalaman organisasi, keterampilan, dan prestasi.

Setelah itu, siswa dikenalkan pada LinkedIn, platform jejaring profesional yang banyak digunakan untuk mencari magang, beasiswa, hingga lowongan kerja. Mahasiswa KKN memandu siswa membuat akun, mengunggah CV, menulis profil, dan mencoba mencari lowongan di platform tersebut sebagai latihan.

Sesi Tanya Jawab: Siswa Aktif Bertanya dan Berbagi

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana siswa bertanya langsung seputar jurusan kuliah, cara menentukan minat, tips menghadapi tes masuk PTN, dan bagaimana membangun rasa percaya diri. Diskusi berjalan hangat dan membangun, menunjukkan bahwa siswa kelas XII SMAN 1 Tobadak sangat antusias dalam merancang masa depannya.

Program kerja ini menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa KKN bisa berperan langsung dalam membantu pelajar desa merancang masa depan. Dengan bekal literasi informasi, wawasan karir, dan keterampilan dasar digital, siswa diharapkan menjadi lebih siap menghadapi dunia kuliah, kerja, atau wirausaha.

Kegiatan edukatif seperti ini diharapkan bisa terus dilakukan kedepannya, agar makin banyak pelajar di pelosok negeri yang bisa mengambil keputusan besar dengan percaya diri dan terencana.

Ingin mengetahui aktivitas di Desa Mahahe lebih banyak lagi?

Jelajahi Aktivitas Lainnya

supported logo